Tips Memilih Ikan Bandeng Segar


Cara paling mudah memilih ikan bandeng segar adalah dengan membelinya langsung pada pemilik tambak. Namun untuk pergi ke tambak tidaklah mudah. Terutama bagi mereka yang berdomisili jauh dari laut atau tempat budidaya bandeng. Sehingga sangat penting untuk lebih selektif memilih bandeng selama membelinya di pasar atau supermarket. Bisa jadi bandeng yang terlihat segar dari luar justru memiliki kualitas yang buruk bahkan telah mengalami pengawetan. Berikut ini beberapa cara memilih bandeng segar untuk sajian keluarga:

Bau ikan

Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk membedakan ikan segar dan tidak adalah dari baunya. Ikan bandeng segar akan memiliki bau yang sangat khas. Biasanya bau bandeng tergantung pada tempat pembudidayaannya. Bandeng yang bau tanah juga dapat dijadikan indikasi bandeng segar yang baru ditangkap. Sayangnya tidak semua orang menyukai bau tanah yang muncul ini. Anda bisa menghilangkan bau tanah ini dengan beberapa trik pengolahan bandeng sebelum dimasak. Selain bau tanah, bandeng yang segar juga memiliki bau khas ikan yang masih baru ditangkap. Anda harus memeriksa bau ikan sebelum memilih bandeng sehingga kualitasnya terjamin.

Periksa sisik

Selain durinya yang sangat menggangu, bandeng juga memiliki sisik berukuran kecil yang memenuhi seluruh tubuhnya. Sisik-sisik ini memang mengganggu proses pengolahan namun sangat membantu Anda dalam membedakan bandeng segar dan tidak. Sebelum memilih bandeng, pastikan kondisi sisiknya. Jika sisik-sisiknya banyak yang terlepas, bisa dipastikan ikan tersebut tidak segar. Dengan kata lain, ikan bandeng telah ditangkap dalam jangka waktu yang cukup lama. Ikan bandeng segar akan memiliki sisik yang tetap baik dan menempel di badan. Kondisi sisik juga tetap utuh dan tidak terbelah atau seperti mengalami luka. Pastikan memeriksa kondisi sisik sebelum memilih ikan bandeng segar untuk sajian keluarga di rumah.

Lihat mata ikan

Tidak hanya bandeng, tapi semua ikan yang baru ditangkap terlihat jelas pada bagian mata. Ikan bandeng yang baru ditangkap akan memiliki mata yang menonjol. Jika Anda mendapati mata ikan bandeng yang tidak menonjol, melainkan melesak ke dalam kepala, bisa dipastikan ikan tersebut tidak segar. Biasanya ikan yang telah lama ditangkap dan disimpan akan memiliki ciri-ciri mata yang melesak ke dalam. Selain mata yang menonjol, ikan bandeng segar juga memiliki mata yang bening. Pastikan untuk mendapatkan bandeng dengan mata yang bening untuk menjamin kualitasnya. Mata bandeng yang keruh dan kekuningan adalah tanda bandeng yang tidak segar atau telah mengalami penyimpanan cukup lama.

Insang masih merah

Ciri lain yang bisa Anda jadikan acuan untuk memilih bandeng segar adalah dengan melihat insang. Meski untuk melihat insang sedikit lebih sulit, namun Anda harus tetap memeriksanya untuk memastikan ikan bandeng yang Anda pilih masih segar. Ikan bandeng segar ditandai dengan insang yang berwarna merah. Jika insang berwarna selain merah, semisal coklat sebaiknya jangan memilih ikan bandeng tersebut. Tidak hanya berwarna merah, insang juga tidak boleh berbau. Kalaupun berbau, Anda harus memastikan bahwa bau yang keluar dari insang adalah bau yang segar seperti saat Anda mencium bau ikan bandeng segar. Biasanya insang yang memiliki aroma justru pertanda ikan bandeng yang tidak segar.

Daging elastis dan kulit cemerlang

Langkah terakhir memeriksa kulitas ikan bandeng pilihan Anda adalah dengan memegang dagingnya. Ikan bandeng segar harus memiliki daging elastis. Artinya, saat Anda menekan dagingnya dengan keras, maka daging akan kembali ke bentuk semula. Jika daging tidak kembali ke bentuk semula, semisal berubah menjadi lembek dan cekung, maka ikan tersebut tidak segar. Pastikan juga bandeng masih memiliki kulit yang cemerlang. Artinya warna-warna yang keluar dari sisik-sisiknya tidaklah pudar melainkan masih terang. Jika Anda teliti memilih ikan bandeng, maka menu sajian ikan bandeng di rumah akan lebih lezat.

Tips Memilih Ikan Bandeng Segar Tips Memilih Ikan Bandeng Segar Reviewed by Bandeng Olahan on 11:23 AM Rating: 5

No comments: